CAPAIAN PEMEBELAJARAN LULUSAN (CPL)PROGRAM STUDI S1 SARJANA MANAJEMEN PENDIDIKANFAKULTAS ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
| No. | CPL Program Studi Manajemen Pendidikan |
| 1 | Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya |
| 2 | Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan |
| 3 | Mampu menguasai konsep, struktur, dan materi keilmuan manajemen pendidikan pada tingkat manajerial dan teknis di lembaga pendidikan |
| 4 | Mampu menguasai fungsi manajemen pendidikan pada tingkat strategic, tactical, dan operasional |
| 5 | Memiliki nilai dan wawasan keilmuan pendidikan dan pembelajaran secara teoritik dan aplikatif dalam bingkai budaya Indonesia, dalam perannya sebagai pendidik yang kritis, inovatif, adaptif, dan komunikatif sesuai dengan karakter dan budaya peserta didik di era global |
| 6 | Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan |
| 7 | Mampu menerapkan dan memanfaatkan penelitian di bidang manajemen pendidikan secara mandiri atau kelompok untuk memberikan solusi alternatif permasalahan bidang manajemen pendidikan |
| 8 | Mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, kepemimpinan dan enterpreneurship bidang manajemen pendidikan secara inovatif, adaptif dan kritis sesuai dengan dinamika global |
| 9 | Mampu mempraktikkan bidang kompetensi manajemen pendidikan untuk memecahkan masalah di bidang manajemen pendidikan berdasarkan hasil analisis informasi dan data |
| 10 | Mampu memanfaatkan teknologi dan informasi dalam upaya pemecahan masalah sesuai bidang keahlian |
| NO | UNSUR | KONSTRUK CPL |
| 1. | S1 | Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya |
| 2. | S2 | Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan |
| 3. | P1 | Mampu menguasai konsep, struktur, dan materi keilmuan manajemen pendidikan pada tingkat manajerial dan teknis di lembaga pendidikan |
| 4. | P2 | Memiliki nilai dan wawasan keilmuan pendidikan dan pembelajaran secara teoritik dan aplikatif dalam bingkai budaya Indonesia, dalam perannya sebagai pendidik yang kritis, inovatif, adaptif, dan komunikatif sesuai dengan karakter dan budaya peserta didik di era global |
| 5. | P3 | Mampu menguasai fungsi manajemen pendidikan pada tingkat strategic, tactical, dan operasional |
| 6. | KU1 | Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan |
| 7. | KU2 | Mampu menerapkan dan memanfaatkan penelitian di bidang manajemen pendidikan secara mandiri atau kelompok untuk memberikan solusi alternatif permasalahan bidang manajemen pendidikan |
| 8. | KU3 | Mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, kepemimpinan dan enterpreneurship bidang manajemen pendidikan secara inovatif, adaptif dan kritis sesuai dengan dinamika global |
| 9. | KK1 | Mampu mempraktikkan bidang kompetensi manajemen pendidikan untuk memecahkan masalah di bidang manajemen pendidikan berdasarkan hasil analisis informasi dan data |
| 10. | KK2 | Mampu memanfaatkan teknologi dan informasi dalam upaya pemecahan masalah sesuai bidang keahlian |
Periode transisi kembali ke rutinitas akademis setelah libur panjang, yang berfokus pada administratif dan persiapan studi
Sanggah nilai mahasiswa adalah proses formal di universitas di mana mahasiswa mengajukan keluhan atau keberatan terhadap nilai yang mereka peroleh dalam suatu mata kuliah.
Proses persetujuan dari Dosen Pembimbing Akademik (DPA) atau pihak terkait terhadap rencana mata kuliah yang akan diambil mahasiswa dalam satu semester, yang dicatat dalam Kartu Rencana Studi (KRS) agar mahasiswa sah untuk mengikuti perkuliahan.
Proses memasukkan data jadwal perkuliahan (mata kuliah, dosen, waktu, dan ruang) ke dalam sistem informasi akademik kampus (SIAKAD) oleh pihak administrasi, yang kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah (KRS) secara online di awal semester