Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan kiprah internasional melalui kehadiran Prof. Dr. Abdul Kadim Masaong, M.Pd. sebagai Visiting Professor di Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Kegiatan akademik tersebut berlangsung pada 10–12 September 2025 di Kampus UMAM, Malaysia.
Dalam kesempatan ini, Prof. Abdul Kadim mengangkat tema besar “Kepemimpinan Transformasional dan Manajemen Pendidikan dalam Konteks Pendidikan Islam: Membangun Soft Skill, Inovasi Terpadu, dan Kepedulian Sosial”. Tema tersebut selaras dengan visi pengembangan pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek keilmuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan sensitivitas sosial mahasiswa.
Melalui sesi kuliah dan diskusi ilmiah, Prof. Abdul Kadim menekankan bahwa kepemimpinan transformasional menjadi kunci dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif dan berdaya saing. Pendidikan, menurutnya, harus mengintegrasikan penguasaan soft skill, kemampuan berinovasi, serta kepedulian sosial agar lulusan perguruan tinggi Islam mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas keislaman. “Manajemen pendidikan yang baik harus mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan siap berkontribusi bagi peradaban,” tegasnya.
Pihak UMAM memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pemikiran Prof. Abdul Kadim. Kehadiran beliau sebagai Visiting Professor dinilai memberi inspirasi baru dalam memperkuat kurikulum dan strategi pengelolaan pendidikan di UMAM, sekaligus memperkokoh hubungan akademik antarperguruan tinggi Muhammadiyah di tingkat internasional.
Partisipasi Prof. Abdul Kadim dalam program ini semakin menegaskan peran Jurusan Manajemen Pendidikan FIP UNG dalam menjalin jejaring global dan mendukung internasionalisasi perguruan tinggi. Dengan kegiatan ini, UNG tidak hanya memperluas kiprah akademiknya, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang inovatif, terpadu, dan berdampak sosial.
Periode transisi kembali ke rutinitas akademis setelah libur panjang, yang berfokus pada administratif dan persiapan studi
Sanggah nilai mahasiswa adalah proses formal di universitas di mana mahasiswa mengajukan keluhan atau keberatan terhadap nilai yang mereka peroleh dalam suatu mata kuliah.
Proses persetujuan dari Dosen Pembimbing Akademik (DPA) atau pihak terkait terhadap rencana mata kuliah yang akan diambil mahasiswa dalam satu semester, yang dicatat dalam Kartu Rencana Studi (KRS) agar mahasiswa sah untuk mengikuti perkuliahan.
Proses memasukkan data jadwal perkuliahan (mata kuliah, dosen, waktu, dan ruang) ke dalam sistem informasi akademik kampus (SIAKAD) oleh pihak administrasi, yang kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah (KRS) secara online di awal semester